Beberapa istilah dalam
bisnis :
-
MARKETING MIX
Marketing Mix atau bauran pemasaran secara umum adalah
strategi pemasaran yang menggabungkan beberapa elemen di dalam marketing mix
itu sendiri yang dilakukan secara terpadu.
Marketing
Mix atau bauran pemasaran ini semakin lama semakin berkembang terutama dalam
bidang jasa, tidak hanya meliputi product, promotion, dan price (4P), namun
juga meninjau dari segi place, people, process, dan physical evidence yang
selanjutnya dikenal dalam istilah bauran pemasaran jasa sebagai 7P.
-
SWOT
Metode
perencanaan strategis yang digunakan untuk
mengevaluasi kekuatan (strengths), kelemahan (weaknesses),
peluang (opportunities), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek
atau suatu spekulasi bisnis. Keempat faktor itulah yang membentuk akronim SWOT
(strengths, weaknesses, opportunities, dan threats).
SWOT akan lebih baik dibahas dengan menggunakan tabel yang dibuat dalam kertas
besar, sehingga dapat dianalisis dengan baik hubungan dari setiap aspek.
-
Franschising
Waralaba
atau franchising adalah hak-hak untuk menjual suatu produk atau jasa maupun
layanan. Sedangkan menurut versi pemerintah Indonesia, yang dimaksud dengan
waralaba adalah perikatan dimana salah satu pihak diberikan hak memanfaatkan
dan atau menggunakan hak dari kekayaan intelektual atau pertemuan dari cirri
khas usaha yang dimiliki pihak lain
dengan suatu imbalan berdasarkan persyaratan yang ditetapkan oleh pihak lain
tersebut dalam rangka penyediaan dan atau penjualan barang dan jasa.
Sedangkan
menurut Asosiasi Franchise Indonesia, yang dimaksud dengan waralaba ialah:
Suatu system pendistribusian barang atau jasa kepada pelanggan akhir, dimana
pemilik mereka (franchisor) memberikan hak kepada individu atau perusahaan
untuk melaksanakan bisnis dengan merek, nama, system, prosedur, dan cara-cara
yang telah ditetapkan sebelumnya dalam jangka waktu tertentu meliputi area
tertentu.
-
Price
Harga(Price)Adalah
jumlah uang yang harus dibayar oleh pelanggan untuk memperoleh suatu produk.
Harga merupakan satu-satunya unsur bauran pemasaran yang memberikan pemasukan
atau pendapatan bagi perusahaan, sedangkan ketiga unsur lainnya (Produk,
Promosi dan Distribusi) menyebabkan timbulnya biaya.
-
Market
Market
adalah pasar definisnya adalah tempat terjadinya penawaran dan permintaan
antara penjual yang ingin menukarkan barang-barangnya dengan uang dan pembeli
yang ingin menukarkan uangnya dengan barang atau jasa.
PERBEDAAN
PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN ORIENTASI PASAR DAN YANG TIDAK MELAKUKAN ORIENTASI
PASAR
Ø Perusahaan yang melakukan orientasi
pasar
1.
Perusahaan yang menerapkan
orientasi pasar memiliki kelebihan dalam hal pengetahuan pelanggan dan
kelebihan ini dapat dijadikan sebagai sumber untuk menciptakan produk yang
sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan.
2.
Perusahaan dengan orientasi pasar
berusaha untuk memberikan nilai pelanggan yang lebih daripada penawaran pesaing.
3.
Perusahaan dengan orientasi pasar
sebagai budaya organisasi yang paling efektif dalam menciptakan perilaku
penting untuk penciptaan nilai unggul bagi pembeli serta kinerja dalam bisnis.
4.
Perusahaan dengan orientasi pasar
sebagai suatu proses dan aktivitas yang berhubungan dengan penciptaan dan
pemuasan pelanggan dengan cara terus menilai kebutuhan dan keinginan pelanggan.
Penerapan orientasi pasar akan membawa peningkatan kinerja bagi perusahaan
tersebut.
5.
Perusahaan dengan orientasi pasar
sangat efektif dan efisien untuk menciptakan perilaku-perilaku yang dapat
menghasilkan suatu yang terbaik bagi pembeli serta menghasilkan kinerja yang
superior bagi perusahaan.
Ø Perusahaan yang tidak melakukan
orientasi pasar
1.
Perusahaan tidak memiliki pengetahuan yang lebih untuk
menciptakan produk sesuai keinginan dan kebutuhan konsumen.
2.
Perusahaan lebih fokus kepada
pesaing bukan konsumen.
3.
Perusahaan tidak menciptakan nilai
yang unggul dalam produksinya.
4.
Kinerja perusahaan tidak akan
meningkat.
5.
Tidak efektif dan efisien dalam
proses produksinya.
YANG
LEBIH BERHASIL PERUSAHAAN YANG MELAKUKAN ORIENTASI PASAR DENGAN PERUSAHAAN YANG
TIDAK MELAKUKAN ORIENTASI PASAR
Perusahaan yang
berhasil dalam bisnis adalah perusahaan yang menerapkan orientasi pasar dalam
menjalankan tugasnya, karena perusahaan tidak hanya melihat siapa pesaingnya
tetapi juga melihat kebutuhan konsumennya secara tepat dan bersamaan. Perusahaan
yang menerapkan orientasi pasar memiliki kelebihan dalam hal pengetahuan
pelanggan dan kelebihan ini dapat dijadikan sebagai sumber untuk menciptakan
produk yang sesuai dengan keinginan dan kebutuhan pelanggan atau konsumen. Jadi
orientasi pasar merupakan suatu keharusan dan jadikanlah sebagai budaya untuk
menjadi keunggulan daya saing
perusahaan. Oleh karena itu perusahaan yang mampu berhasil dalam bisnisnya
adalah perusahaan yang mengacu kepada strategi orientasi pasar. Hal ini akan
mengakibatkan terciptanya kinerja bisnis yang superior, nilai pelanggan yang
superior, profitabilitas jangka panjang dan keunggulan daya saing perusahaan.
CONTOH
FRANCHISING LOKAL DAN FRANCHISING ASING
A.
Franchising
lokal
1.
Ayam Bakar Wong Solo
2.
Papa Ronz Pizza
3.
Es Teler 77
4.
Lemonde
5.
Shop & Drive
6.
Salemba
7.
Londre
8.
Indomart
9.
Alfamart
10. Sabana
11. CFC
12. Tahu
Jelotot
13. Holland
Bakery
B.
Franchising
asing
1.
Fast Food ; KFC, Texas Fried
Chicken, Mc. Donald, A & W, Wendyis.
2.
Restaurant/ cafe/ bar : Red
Lobster, Panderosa, Sizzler, Hong Bin Lao, Black Angus, Fashion Cafe, Hard
Rock.
3.
Pizza/ es krim/ Youghurt/donut :
Pizza Hut, Round table pizza, Jolli Bee, Baskin, Robins, Dunkin Donuts,
Swensens, Yogen Fruzz.
4.
Soft drink : Green spot, Coca Cola,
Pepsi Cola, Gatorade.
https://id.wikipedia.org/wiki/Analisis_SWOT (3 Desember 2018)
http://atika16.blogspot.com/2012/11/pengertian-franchising.html (4 Desember 2018)
https://kamusekonomi.com/pengertian-market/ (4 Desember 2018)
https://googlewevlight.com/i?u=https://phardeyana.wordpress.com/tag/orientasi-pasar/&hl=id-ID (5 Desember 2018)