Inflasi
Inflasi adalah suatu keadaan perekonomian di suatu negara dimana terjadi kecenderungan kenaikan harga-harga barang dan jasa secara umum dalam waktu yang panjang (kontinu) disebabkan karena tidak seimbangnya arus uang dan barang. Kenaikan harga yang sifatnya sementara tidak termasuk dalam inflasi, misalnya kenaikan harga-harga menjelang hari raya Idul Fitri. Pada umumnya inflasi terjadi ketika jumlah uang yang beredar di masyarakat lebih banyak daripada yang dibutuhkan. Inflasi adalah gejala ekonomi yang tidak mungkin dihilangkan secara tuntas. Berbagai upaya yang dilakukan biasanya hanya sebatas pengendalian inflasi saja.
Revaluasi
Revaluasi adalah meningkatnya nilai mata uang dalam negeri terhadap mata uang luar negeri. Jika hal tersebut terjadi, maka pemerintah melakukan intervensi agar nilai mata uang dalam negeri tetap stabil. Istilah revaluasi lebih sering dikaitkan dengan meningkatnya nilai uang suatu negara terhadap nilai mata uang asing. Revaluasi juga merujuk kepada kebijakan pemerintah.
Devisa Umum
Devisa umum adalah transaksi jual beli suatu mata uang asing terhadap IDR, atau terhadap mata uang lainnya, dalam bentuk devisa umum (non tunai).
Valuta Asing
Valuta asing merupakan mata uang yang diakui, digunakan, dipakai, dan juga diterima sebagai alat pembayaran dalam perdagangan internasional. Valuta asing yang banyak dipakai biasanya merupakan mata uang suatu negara yang memiliki peranan ataupun kendali yang cukup besar dalam sistem perekonomian di seluruh dunia. Di seluruh dunia sendiri, valuta asing yang paling banyak digunakan adalah Dollar.
Valuta asing merupakan bagian dari devisa suatu negara. Devisa sendiri merupakan setiap kekayaan yang dimiliki oleh suatu negara yang berada di luar negeri yang wujudnya dapat berupa barang, jasa, atau bahkan mata uang yang digunakan sebagai alat transaksi perdagangan lintas negara. Devisa suatu negara yang berbentuk mata uang ini lah yang sering kita sebut dengan istilah valuta asing.
Apakah inflasi selalu merugikan
Inflasi tidak selalu memiliki dampak yang negative. Di balik banyak nya dampak negative dari inflasi terdapat dampak-dampak positif yang ditimbulkan oleh inflasi itu sendiri antara lain:
1. Peredaran / perputaran barang lebih cepat.
2. Produksi barang-barang bertambah. Hal ini terjadi karena keuntungan pengusaha yang terus bertambah karena terjadinya inflasi.
3. Kesempatan kerja bertambah. Lapangan pekerjaan semakin terbuka karena kegiatan produksi akan melebihi dari biasanya dan juga akan terjadi tambahan investasi.
4. Pendapatan nominal bertambah, tetapi riil berkurang, karena kenaikan pendapatan kecil kerana nilai mata uangnya yang kecil juga.
Adapun beberapa pihak yang sangat di untungkan dengan terjadinya inflasi di suatu Negara, berikut adalah sedikitnya dari beberapa pihak itu:
1. Para pengusaha, yang pada saat sebelum terjadinya inflasi, telah memiliki stock/persediaan produksi barang yang siap dijual dalam jumlah besar.
2. Para pedagang, yang dengan terjadinya inflasi menggunakan kesempatan memainkan harga barang. Cara yang dipakai adalah dengan menaikkan harga, karena ingin mendapatkan laba/keuntungan yang besar.
3. Para spekulan, yaitu orang-orang atau badan usaha yang mengadakan spekulasi, dengan cara menimbun barang sebanyak-banyaknya sebelum terjadinya inflasi dan menjualnya kembali pada saat inflasi terjadi, sehingga terjadinya kenaikan harga sangat menguntungkan mereka.
4. Para peminjam, karena pinjaman telah diambil sebelum harga barang-barang naik, sehingga nilai riil-nya lebih tinggi daripada sesudah inflasi terjadi, tetapi peminjam membayar kembali tetap sesuai dengan perjanjian yang dibuat sebelum terjadi inflasi. Misalnya, para pengambil kredit KPR BTN sebelum inflasi yang mengakibatkan harga bahan bangunan dan rumah KPR BTN naik, sedangkan jumlah angsuran yang harus dibayar kepada BTN tetap tidak ikut.
Faktor yang Mempengaruhi Investasi dalam Perekonomian Negara
Investasi diartikan sebagai penanaman uang atau di suatu perusahaan atau proyek untuk tujuan memperoleh keuntungan. Pada dasarnya investasi adalah membeli suatu aset yang diharapkan di masa datang dapat dijual kembali dengan nilai yang lebih tinggi. Investasi juga dapat dikatakan sebagai suatu penundaan konsumsi saat ini untuk konsumsi masa depan. Harapan pada keuntungan di masa datang merupakan kompensasi atas waktu dan risiko yang terkait dengan suatu investasi yang dilakukan. Terdapat beberapa faktor faktor yang mempengaruhi investasi yaitu :
1. Suku Bunga
Suku bunga merupakan faktor yang sangat penting dalam menarik investasi karena sebagian besar investasi biasanya dibiayai dari pinjaman bank. Jika suku bunga pinjaman turun maka akan mendorong investor untuk meminjam modal dan dengan pinjaman modal tersebut maka ia akan melakukan investasi.
2. Pendapatan nasional per kapita untuk tingkat negara (nasional) dan PDRB per kapita untuk tingkat propinsi dan Kabupaten atau Kota
Pendapatan nasional per kapita dan PDRB per kapita merupakan cermin dari daya beli masyarakat atau pasar. Makin tinggi daya beli masyarakat suatu negara atau daerah (yang dicerminkan oleh pendapatan nasional per kapita atau PDRB per kapita) maka akan makin menarik negara atau daerah tersebut untuk berinvestasi.
3. Kondisi sarana dan prasarana
Prasarana dan sarana pendukung tersebut meliputi sarana dan prasarana transportasi, komunikasi, utilitas, pembuangan limbah dan lain-lain. Sarana dan prasarana transportasi contohnya antara lain : jalan, terminal, pelabuhan, bandar udara dan lainlain. Sarana dan prasrana telekomunikasi contohnya: jaringan telepon kabel maupun nirkabel, jaringan internet, prasarana dan sarana pos. Sedangkan contoh dari utilitas adalah tersedianya air bersih, listrik dan lain-lain.
4. Birokrasi perijinan
Birokrasi perijinan merupakan faktor yang sangat penting dalam mempengaruhi investasi karena birokrasi yang panjang memperbesar biaya bagi investor. Birokrasi yang panjang akan memperbesar biaya bagi pengusaha karena akan memperpanjang waktu berurusan dengan aparat. Padahal bagi pengusaha, waktu adalah uang. Kemungkinan yang lain, birokrasi yang panjang membuka peluang oknum aparat pemerintah untuk menarik suap dari para pengusaha dalam rangka memperpendek birokrasi tersebut.
5. Kualitas sumberdaya manusia
Manusia yang berkualitas akhir-akhir ini merupakan daya tarik investasi yang cukup penting. Sebabnya adalah tekhnologi yang dipakai oleh para pengusaha makin lama makin modern. Tekhnologi modern tersebut menuntut ketrampilan lebih dari tenaga kerja.
Kemiskinan
Kemiskinan adalah suatu kondisi dimana seseorang tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan dasarnya seperti pangan, sandang, tempat tinggal, pendidikan, dan kesehatan yang layak.
Secara kuantitatif, kemiskinan merupakan suatu keadaan dimana taraf hidup manusia serba kekurangan atau “tidak memiliki harta beda. Sedangkan secara kualitati, pengertian kemiskinan adalah keadaan hidup manusia yang tidak layak.
Kemiskinan sangat berhubungan dengan masalah kesejahteraan masyarakat dan menjadi tingkat minimum yang didapatkan berdasarkan standar hidup masyarakat di suatu negara. Kemiskinan sudah menjadi masalah global, dimana setiap negara memiliki anggota masyarakat yang berada di bawah garis kemiskinan
Garis kemiskinan
Garis kemiskinan atau batas kemiskinan adalah tingkat minimum pendapatan yang dianggap perlu dipenuhi untuk memperoleh standar hidup yang mencukupi di suatu negara. Dalam praktiknya, pemahaman resmi atau umum masyarakat mengenai garis kemiskinan (dan juga definisi kemiskinan) lebih tinggi di negara maju daripada di negara berkembang.
Hampir setiap masyarakat memiliki rakyat yang hidup dalam kemiskinan. Garis kemiskinan berguna sebagai perangkat ekonomi yang dapat digunakan untuk mengukur rakyat miskin dan mempertimbangkan pembaharuan sosio-ekonomi, misalnya seperti program peningkatan kesejahteraan dan asuransi pengangguran untuk menanggulangi kemiskinan.
Penyebab dan Dampak Kemiskinan di Indonesia
Faktor Penyebab Kemiskinan
1. Laju Pertumbuhan Penduduk
Angka kelahiran yang tinggi akan mengakibatkan laju pertumbuhan penduduk suatu negara menjadi besar. Bila laju pertumbuhan ini tidak sebanding dengan pertumbuhan ekonomi, maka hal ini akan mengakibatkan angka kemiskinan akan semakin meningkat di suatu negara.
2. Angka Pengangguran Tinggi
Lapangan kerja yang terbatas menyebabkan angka pengangguran di suatu negara menjadi tinggi. Semakin banyak pengangguran maka angka kemiskinan juga akan meningkat. Peningkatan angka pengangguran juga dapat menimbulkan masalah lain yang meresahkan masyarakat. Misalnya munculnya pelaku tindak kejahatan, pengemis, dan lain-lain.
3. Tingkat Pendidikan yang Rendah
Masyarakat yang tingkat pendidikannya rendah cenderung tidak memiliki keterampilan, wawasan, dan pengetahuan yang memadai. Sehingga mereka tidak bisa bersaing dengan masyarakat yang berpendidikan tinggi di dunia kerja maupun dunia usaha. Hal ini kemudian membuat angka pengangguran dan kemiskinan menjadi bertambah.
4. Bencana Alam
Bencana alam merupakan faktor penyebab kemiskinan yang tidak dapat dicegah karena berasal dari alam. Bencana alam seperti tsunami, banjir, tanah longsor, dan lain-lain, akan menimbulkan kerusakan pada infrastruktur maupun psikologis. Peristiwa bencana alam yang besar dapat mengakibatkan masyarakat mengalami kemiskinan karena kehilangan harta.
5. Distribusi yang Tidak Merata
Ketidaksamaan pola kepemilikian sumber daya akan menimbulkan ketimpangan dalam distribusi pendapatan. Pada umumnya, masyarakat yang hanya memiliki sumber daya terbatas dan berkualitas rendah berada di bawah garis kemiskinan.
Dampak dari Kemiskinan
Pada umumnya kemiskinan akan memberikan dampak negatif bagi masyarakat. Berikut ini adalah beberapa dampak kemiskinan yang sering terjadi:
1. Kriminalitas Meningkat
Kemiskinan seringkali dikaitkan dengan kriminalitas. Bukan tanpa sebab, karena masyarakat miskin cenderung melakukan apa saja untuk memenuhi kebuhtuhan hidup mereka, termasuk melakukan kriminalitas. Beberapa bentuk kriminalitas tersebut yaitu pencurian, perampokan, begal, penipuan, bahkan pembunuhan.
2. Angka Kematian yang Tinggi
Masyarakat yang hidup di bawah garis kemiskinan umumnya tidak mendapatkan akses kesehatan yang memadai. Hal ini menyebabkan tingginya angka kematian pada masyarakat miskin. Selain itu, gizi yang buruk juga merupakan masalah yang sering terjadi pada masyarakat miskin. Asupan gizi yang kurang menyebabkan kesehatan dan perkembangan fisik masyarakat miskin sangat buruk.
3. Akses Pendidikan Tertutup
Biaya pendidikan yang cukup tinggi mengakibatkan masyarakat miskin tidak dapat menjangkau dunia pendidikan. Hal ini semakin memperburuk situasi masyarakat yang kekurangan karena kurangnya pendidikan membuat mereka tidak bisa bersaing dan tidak bisa bangkit dari keterpurukan.
4. Pengangguran Semakin Banyak
Masyarakat miskin yang tidak mendapatkan akses pendidikan akan sulit bersaing di dunia kerja maupun usaha. Hal ini kemudian akan menyebabkan pengangguran semakin meningkat.
5. Munculnya Konflik di Masyarakat
Rasa kecewa dan ketidakpuasan masyarakat miskin biasanya dilampiaskan dengan berbagai tindakan anarkis. Bahkan seringkali konflik bernuansa SARA timbul di masyarakat sebagai cara pelampiasan kekecewaan masyarakat miskin.
https://www.maxmanroe.com/vid/finansial/pengertian-inflasi.html ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Revaluasi ( 17 April 2019 )
https://brainly.co.id/tugas/4120410 ( 17 April 2019 )
https://pengertiandefinisi.com/pengertian-valuta-asing-dan-fungsinya/ ( 17 April 2019 )
http://riskawulandari95.blogspot.com/2013/06/apakah-inflasi-selalu-merugikan.html?m=1 ( 17 April 2019 )
http://lindapushyy.blogspot.com/2013/04/faktor-faktor-yang-mempengaruhi.html?m=1 ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Garis_kemiskinan ( 17 April 2019 )
https://www.maxmanroe.com/vid/sosial/pengertian-kemiskinan.html ( 17 April 2019 )
Rabu, 17 April 2019
Perdagangan Internasional dan Hambatan-hambatannya
Perdagangan Internasional
Perdagangan Internasional adalah perdagangan antar Negara bisa berupa barang atau pun jasa dan mempunyai perjanjian dan kesepakatan bersama. Perdagangan internasional biasanya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan Negara dan memenuhi kebutuhan Negara tersebut. Pihak yang melakukan Perdagangan internasional bisa individu, perusahaan atau pemerintah.
Secara umum pengertian perdagangan internasional yaitu proses penukaran barang antar Negara yang dilandasi dengan kesepakatan bersama dikarenakan Negara tersebut belum mampu memproduksi bararang untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
Pemasaran Internasional
Pemasaran Internasional adalah kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.
Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Pasar internasional melampaui ekspor pemasar dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran di negara-negara tempat suatu organisasi melakukan bisnis
Hambatan-hambatan Perdagangan Internasional
1. Hambatan Tarif
Hambatan Tarif adalah pembebanan pajak (custom duties) terhadap barang-barang yang melewati batas kenegaraan. Tarif dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, antara lain :
2. Hambatan Kuota
Hambatan Kuota adalah pembatasan secara fisik terhadap barang-barang yang diperdagangkan secara Internasional. Kuota impor adalah pembatasan jumlah fisik yang masuk ke dalam negeri dan Kuota ekspor adalah pembatasan jumlah fisik barang-barang yang diekspor ke luar negeri. Sama halnya dengan tarif, Kuota juga di bagi menjadi beberapa bagian, antara lain :
3. Hambatan Dumping
Hambatan Dumping adalah bila mana menjual suatu barang yang dinilainya lebih tinggi dari harga beli, bila dijual di luar negeri maupun dalam negeri tetap mendapat untung. Adapun beberapa motif dari Politik Dumping, yaitu antara lain:
4. Hambatam Embargo
Hambatan Embargo adalah pelarangan perniagaan dan perdagangan dengan sebuah negara. Kata ini umumnya digunakan dalam perniagaan dan politik internasional. Embargo dideklarasikan oleh sekelompok negara terhadap negara lain untuk mengisolasikannya dan menyebabkan pemerintah negara tersebut dalam keadaan internal yang sulit. Keadaan yang sulit ini dapat terjadi akibat pengaruh dari embargo yang menyebabkan ekonomi negara yang dilawan tersebut menderita karenanya.
Embargo biasanya digunakan sebagai hukuman politik bagi pelanggaran terhadap sebuah kebijakan atau kesepakatan. Salah satu contoh embargo adalah yang pernah diterapkan Amerika Serikat terhadap Indonesia dari tahun 1999 hingga 2005 dalam hal pengadaan senjata militer akibat pelanggaran HAM yang dilakukan ABRI di Timor Timur.
Penerapan Hambatan Perdagangan Internasional di Indonesia
Pemerintah menerapkan hambatan perdagangan internasional di Indonesia karena dalam perdagangan internasional hubungan antarnegara tidak selalu berjalan dengan lancar. Pasti ada beberapa hambatan yang akan mempengaruhi kegiatan perdagangan internasional. Beberapa hambatan dalam perdagangan internasional yaitu sebagai berikut :
Permasalahan Negara Berkembang Mengenai Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan di Negara Berkembang karena pertumbuhan penduduk menyebabkan bertambah banyaknya penduduk yang pada masa dewasanya akan membutuhkan pekerjaan, dengan begitu seleksi untuk mendapatkan pekerjaan memperketat dan yang tidak diterima bisa melakukan hal yang negatif untuk keutungannya sendiri. hal itu tentu merugikan negara.
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat.
Sifat Sifat Pertumbuhan Ekonomi
1. Suatu proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya pembangunan ekonomi itu berlangsung berlangsung secara terus-menerus bukan merupakan kegiatan yang sifatnya insidental ( tidak sengaja).
2. Usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Dikatakan terjadi pembangunan ekonomi jika terjadi kenaikan dalam hal pendapatan per kapita, karena kenaikan pendapatan kenaikan per kapita itu merupakan cerminan terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
3.Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa pendaptan per kapita harus mengalami kenaikan secara terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.
4. Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi atau kelembagaan
Maksudnya, dikatakan terjadi pembanguna ekonomi bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita juga harus diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan dengan menggunakan tenaga hewan, sekarang berganti meggunkana traktor.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
1. Faktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada manusia. Sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
2. Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
4. Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorongproses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
5. Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitasi.
http://bospengertian.com/perdagangan-internasional/ ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_internasional ( 17 April 2019 )
http://mazpoegoehkpnc.blogspot.com/2010/02/hambatan-perdagangan-internasional.html?m=1 ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Embargo ( 17 April 2019 )
https://indoforwarding-com.cdn.ampproject.org/v/s/indoforwarding.com/hambatan-perdagangan-internasional-di-indonesia/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Findoforwarding.com%2Fhambatan-perdagangan-internasional-di-indonesia%2F ( 17 April 2019 )
https://brainly.co.id/tugas/10656074 ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi ( 17 April 2019 )
http://mohammadwahyudi08.blogspot.com/2015/10/tugas-7-sifat-sifat-pertumbuhan-ekonomi.html?m=1 ( 17 April 2019 )
Perdagangan Internasional adalah perdagangan antar Negara bisa berupa barang atau pun jasa dan mempunyai perjanjian dan kesepakatan bersama. Perdagangan internasional biasanya dilakukan untuk meningkatkan pendapatan Negara dan memenuhi kebutuhan Negara tersebut. Pihak yang melakukan Perdagangan internasional bisa individu, perusahaan atau pemerintah.
Secara umum pengertian perdagangan internasional yaitu proses penukaran barang antar Negara yang dilandasi dengan kesepakatan bersama dikarenakan Negara tersebut belum mampu memproduksi bararang untuk memenuhi kebutuhan sendiri.
Pemasaran Internasional
Pemasaran Internasional adalah kegiatan Pemasaran yang melewati batas-batas lebih dari satu negara. Pemasaran internasional merupakan penerapan konsep, prinsip, aktivitas, dan proses manajemen pemasaran dalam rangka penyaluran ide, barang atau jasa perusahaan kepada konsumen di berbagai Negara.
Pasar internasional adalah pasar yang membeli dan menjual produk dari beberapa negara. Pasar internasional melampaui ekspor pemasar dan menjadi lebih terlibat dalam lingkungan pemasaran di negara-negara tempat suatu organisasi melakukan bisnis
Hambatan-hambatan Perdagangan Internasional
1. Hambatan Tarif
Hambatan Tarif adalah pembebanan pajak (custom duties) terhadap barang-barang yang melewati batas kenegaraan. Tarif dapat digolongkan menjadi beberapa bagian, antara lain :
- Bea ekspor = pajak atau bea yang dikenakan terhadap barang yang diangkut menuju negara lain.B
- Beatransit = pajak yang dikenakan terhadap barang-barang yang melalui wilayah negara lain dengan ketentuan bahwa negara tersebut bukan merupakan tujuan akhir dari pengiriman.
- Bea impor = pajak yang dikenakan terhadap barang-barang yang masuk dalam suatu negara dengan ketentuan pemungutan pajak tersebut adalah merupakan tujuan akhir dari pengiriman barang.
- Uang jaminan impor = persyaratan bagi importir suatu produk untuk membayar kepada pemerintah sejumlah uang tertentu pada saat kedatangan produk di pasar domestik sebelum penjualan dilakukan.
2. Hambatan Kuota
Hambatan Kuota adalah pembatasan secara fisik terhadap barang-barang yang diperdagangkan secara Internasional. Kuota impor adalah pembatasan jumlah fisik yang masuk ke dalam negeri dan Kuota ekspor adalah pembatasan jumlah fisik barang-barang yang diekspor ke luar negeri. Sama halnya dengan tarif, Kuota juga di bagi menjadi beberapa bagian, antara lain :
- Absolute atau Unilateral Kuota adalah pembatasan yang hanya di lakukan untuk negara sepihak, tidak melalui persetujuan dengan negara lain.
- Negotiatedatau Bilateral Kuota adalah Kuota yang besar kecilnya ditentukan berdasarkan persetujuan dengan 2 negara atau lebih.
3. Hambatan Dumping
Hambatan Dumping adalah bila mana menjual suatu barang yang dinilainya lebih tinggi dari harga beli, bila dijual di luar negeri maupun dalam negeri tetap mendapat untung. Adapun beberapa motif dari Politik Dumping, yaitu antara lain:
- Barang-barangyang diminati oeh negara asal, supaya dapat terjual di luar negeri.
- Berebutpasaran Luar negeri.
- Memperkenalkansuatu produk dalam negri ke negara lain.
4. Hambatam Embargo
Hambatan Embargo adalah pelarangan perniagaan dan perdagangan dengan sebuah negara. Kata ini umumnya digunakan dalam perniagaan dan politik internasional. Embargo dideklarasikan oleh sekelompok negara terhadap negara lain untuk mengisolasikannya dan menyebabkan pemerintah negara tersebut dalam keadaan internal yang sulit. Keadaan yang sulit ini dapat terjadi akibat pengaruh dari embargo yang menyebabkan ekonomi negara yang dilawan tersebut menderita karenanya.
Embargo biasanya digunakan sebagai hukuman politik bagi pelanggaran terhadap sebuah kebijakan atau kesepakatan. Salah satu contoh embargo adalah yang pernah diterapkan Amerika Serikat terhadap Indonesia dari tahun 1999 hingga 2005 dalam hal pengadaan senjata militer akibat pelanggaran HAM yang dilakukan ABRI di Timor Timur.
Penerapan Hambatan Perdagangan Internasional di Indonesia
Pemerintah menerapkan hambatan perdagangan internasional di Indonesia karena dalam perdagangan internasional hubungan antarnegara tidak selalu berjalan dengan lancar. Pasti ada beberapa hambatan yang akan mempengaruhi kegiatan perdagangan internasional. Beberapa hambatan dalam perdagangan internasional yaitu sebagai berikut :
- Perbedaan mata uang antara negara pengekspor dengan pengimpor. Adanya perbedaan mata uang antara negara satu dengan negara lain, seperti rupiah dengan dollar Amerika dapat mengurangi kelancaran dalam pembayaran perdaganganinternasional, karena selain nilainya yang berbeda, juga tidak setiap orang Amerika mau dibayar dengan rupiah, demikian juga sebaliknya.
- Adanyakebijakan impor yang dilakukan suatu negara. Dengan adanya kebijakan impor yang diberlakukan oleh suatu negara akan menghambat dan membatasi masuknya barang ke negara lain karena masing masing negara akan berusaha untuk melindungi produk dalam negerinya, seperti adanya kuota impor atau larangan impor terhadap barang-barang tertentu.
- Perbedaan bahasa antara negara pengekspor dengan pengimpor. Adanyaperbedaan bahasa antara negara pengekspor dengan pengimpor akan dapat menghambat perdagangan internasional, seperti antara negara Indonesia dengan negara Filipina. Baik importir maupun eksportir harus saling berkomunikasi dan saling mengetahui maksud dan keinginannya, apabila ada kendala dalam komunikasi maka transaksi perdagangan antarkedua belah pihak sulit terjadi.
- Adanyapengenaan bea masuk yang tinggi. Untuk melindungi produksi dalam negeri dari produk luar negeri maka setiap Negara akan melakukan tindakan, salah satunya adalah dengan mengenakan bea masuk yang tinggi terhadap produk luar negeri yang masuk ke dalam negeri. Hal ini dapat menghambat perdagangan antarnegara.
- Adanyaperbedaan ketentuan atau peraturan. Setiap negara mempunyai ketentuan dan peraturan sendiri dalam mengatur perdagangan dengan negara lain. Tentu saja ketentuan antara negara satu dengan negara lainnya berbeda. Hal inilah yang dapat menghambat perdagangan internasional, karena negara pengekspor harus mematuhi ketentuan yang berlaku di Negara pengimpor, begitu juga sebaliknya. Misalnya Indonesia sebagai pengekspor tekstil ke Amerika, harus mematuhi ketentuan-ketentuan dalam perdagangan yang berlaku di Amerika.
- Adanyaorganisasi ekonomi yang mementingkan negara anggotanya. Banyak organisasi ekonomi, baik regional maupun internasional yang dibentuk untuk melindungi kepentingan dan memberikan keuntungan bagi anggotanya sehingga hal ini dapat menjadi penghambat bagi negara lain yang bukan menjadi anggotanya dalam menjalankan perdagangan internasionalnya. Misalnya ASEAN dan MEE, tentu saja kebijakan ekonomi atau perdagangan yang dikeluarkan akan mementingkan dan menguntungkan anggotanya. Seperti halnya pengenaan tarif impor yang tinggi terhadap negara-negara yang bukan menjadi anggotanya sedangkan dengan anggotanya sendiri dikenakan tarif impor yang relatif rendah, bahkan dibebaskan.
- Proses dan prosedur ekspor impor yang panjang dan lama. Adanya proses dan prosedur ekspor impor yang panjang yang harus dilalui serta banyaknya persyaratan yang harus dipenuhi oleh eksportir maupun importir dapat menjadi penghambat dalam perdagangan internasional.
- Adanya perang yang dialami suatu negara dan perompak. Terjadinya perang dan keadaan yang kurang aman, baik di darat maupun di laut dapat menjadi penghambat dalam perdagangan internasional, seperti terjadinya perang di negara Irak, banyaknya perompak di Selat Malaka dan adanya konflik di Negara lainnya dapat menghalangi para pelaku dalam perdagangan internasional untuk melakukan transaksi atau pengiriman barang ke negara lain.
Permasalahan Negara Berkembang Mengenai Pertumbuhan Penduduk
Pertumbuhan penduduk menjadi salah satu permasalahan di Negara Berkembang karena pertumbuhan penduduk menyebabkan bertambah banyaknya penduduk yang pada masa dewasanya akan membutuhkan pekerjaan, dengan begitu seleksi untuk mendapatkan pekerjaan memperketat dan yang tidak diterima bisa melakukan hal yang negatif untuk keutungannya sendiri. hal itu tentu merugikan negara.
Pertumbuhan Ekonomi
Pertumbuhan Ekonomi adalah proses perubahan kondisi perekonomian suatu negara secara berkesinambungan menuju keadaan yang lebih baik selama periode tertentu. Pertumbuhan ekonomi dapat diartikan juga sebagai proses kenaikan kapasitas produksi suatu perekonomian yang diwujudkan dalam bentuk kenaikan pendapatan nasional. Adanya pertumbuhan ekonomi merupakan indikasi keberhasilan pembangunan ekonomi dalam kehidupan masyarakat.
Sifat Sifat Pertumbuhan Ekonomi
1. Suatu proses
Pembangunan ekonomi merupakan suatu proses, artinya pembangunan ekonomi itu berlangsung berlangsung secara terus-menerus bukan merupakan kegiatan yang sifatnya insidental ( tidak sengaja).
2. Usaha untuk meningkatkan pendapatan perkapita
Dikatakan terjadi pembangunan ekonomi jika terjadi kenaikan dalam hal pendapatan per kapita, karena kenaikan pendapatan kenaikan per kapita itu merupakan cerminan terjadinya kesejahteraan ekonomi masyarakat.
3.Kenaikan pendapatan per kapita berlangsung dalam jangka panjang
Pendapatan per kapita secara rata-rata meningkat dari tahun ke tahun. Namun, hal tersebut bukan berarti bahwa pendaptan per kapita harus mengalami kenaikan secara terus-menerus, tetapi pada suatu waktu tertentu dapat turun, namun turunnya tidak terlalu besar.
4. Kenaikan pendapatan per kapita diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi atau kelembagaan
Maksudnya, dikatakan terjadi pembanguna ekonomi bukan saja berarti peningkatan pendapatan per kapita, namun kenaikan pendapatan per kapita juga harus diikuti dengan terjadinya perubahan teknologi. Misalnya di sektor pertanian, yang dulunya pengolahan lahan dengan menggunakan tenaga hewan, sekarang berganti meggunkana traktor.
Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan Ekonomi
1. Faktor Sumber Daya Manusia
Sama halnya dengan proses pembangunan, pertumbuhan ekonomi juga dipengaruhi oleh SDM. Sumber daya manusia merupakan faktor terpenting dalam proses pembangunan, cepat lambatnya proses pembangunan tergantung kepada manusia. Sejauh mana sumber daya manusianya selaku subjek pembangunan memiliki kompetensi yang memadai untuk melaksanakan proses pembangunan.
2. Faktor Sumber Daya Alam
Sebagian besar negara berkembang bertumpu kepada sumber daya alam dalam melaksanakan proses pembangunannya. Namun demikian, sumber daya alam saja tidak menjamin keberhasilan proses pembanguan ekonomi, apabila tidak didukung oleh kemampaun sumber daya manusianya dalam mengelola sumber daya alam yang tersedia. Sumber daya alam yang dimaksud dinataranya kesuburan tanah, kekayaan mineral, tambang, kekayaan hasil hutan dan kekayaan laut.
3. Faktor Ilmu Pengetahuan dan Teknologi
Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi yang semakin pesat mendorong adanya percepatan proses pembangunan, pergantian pola kerja yang semula menggunakan tangan manusia digantikan oleh mesin-mesin canggih berdampak kepada aspek efisiensi, kualitas dan kuantitas serangkaian aktivitas pembangunan ekonomi yang dilakukan dan pada akhirnya berakibat pada percepatan laju pertumbuhan perekonomian.
4. Faktor Budaya
Faktor budaya memberikan dampak tersendiri terhadap pembangunan ekonomi yang dilakukan, faktor ini dapat berfungsi sebagai pembangkit atau pendorongproses pembangunan tetapi dapat juga menjadi penghambat pembangunan. Budaya yang dapat mendorong pembangunan diantaranya sikap kerja keras dan kerja cerdas, jujur, ulet dan sebagainya. Adapun budaya yang dapat menghambat proses pembangunan diantaranya sikap anarkis, egois, boros, KKN, dan sebagainya.
5. Sumber Daya Modal
Sumber daya modal dibutuhkan manusia untuk mengolah SDA dan meningkatkan kualitas IPTEK. Sumber daya modal berupa barang-barang modal sangat penting bagi perkembangan dan kelancaran pembangunan ekonomi karena barang-barang modal juga dapat meningkatkan produktivitasi.
http://bospengertian.com/perdagangan-internasional/ ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pemasaran_internasional ( 17 April 2019 )
http://mazpoegoehkpnc.blogspot.com/2010/02/hambatan-perdagangan-internasional.html?m=1 ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Embargo ( 17 April 2019 )
https://indoforwarding-com.cdn.ampproject.org/v/s/indoforwarding.com/hambatan-perdagangan-internasional-di-indonesia/amp/?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Findoforwarding.com%2Fhambatan-perdagangan-internasional-di-indonesia%2F ( 17 April 2019 )
https://brainly.co.id/tugas/10656074 ( 17 April 2019 )
https://id.m.wikipedia.org/wiki/Pertumbuhan_ekonomi ( 17 April 2019 )
http://mohammadwahyudi08.blogspot.com/2015/10/tugas-7-sifat-sifat-pertumbuhan-ekonomi.html?m=1 ( 17 April 2019 )
Rabu, 03 April 2019
Sistem Ekonomi Dalam Suatu Negara
Sistem dan Sistem Ekonomi
Sistem dan sitem ekonomi merupakan hal yang sama yaitu sama - sama kumpulan dari elemen - elemen atau komponen - kompenen dimana komponen tersebut tersusun dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya dalam jangka waktu tertentu tergantung kondisi yang sedang terjadi. Komponen tersebut bekerjasama untuk mencapai tujuan dari keseluruhan sistem tersebut. Namun keduanya merupakan hal yang berbeda dari segi pelaksanaanya dalam menjalankan perannya masing – masing.
Dari segi definisi sistem dan sistem ekonomi adalah hal yang berbeda namun inti dari definisi tersebut sama. Definisi tersebut yaitu :
Sistem adalah seperangkat komponen yang bekerja secara bersama – sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut yang dimana sistem tersebut saling berhubungan secara tetap dalam jangka waktu tertentu.
Sistem ekonomi adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara yang dipegang pemerintah untuk mengelola sumber daya yang dimilikinya baik kepada perorangan maupun sekelompok organisasi yang ada di negara tersebut serta mencakup seluruh proses dalam kegiatan masyarakat dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga dapat tercapai kemakmuran dan kesejahteraan di dalam negara tersebut.
Pentingnya Sistem Ekonomi Bagi Penyelengaraan Pemerintahan Suatu Negara
Sistem ekonomi bagi penyelenggaraan pemerintah sebuah negara sangat penting karena merupakan cermin suatu wilayah/negara itu sudah maju atau tidak . Sistem ekonomi sendiri merupakan perpaduan dari aturan aturan atau cara cara yang menjadi suatu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian dan berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh semua negara . Yang mana tujuannya pun sistem ekonomi pada setiap negara sama yaitu bertujuan untuk kemakmuran dan kesejahtraan masyarakat, mencapai kestabilan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta dapat meratakan pemerataan pendapatan diantara berbagai golongan dan lapisan masyarakat. Satu hal yang juga perlu dicatat adalah walaupun dapat terbentuk berbagai sistem ekonomi yang berbeda, setiap dan semua sistem ekonomi tersebut tidak dapat menghindarkan diri dari berbagai kaidah yang berlaku di ilmu ekonomi. Satu kaidahekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran, dalam mana harga suatu barang atau jasa tidak dapat tetap rendah jikalau permintaan meningkat sedangkan penwarannya tidak ikut meningkat. Dalam sistem ekonomi yang diatur pemerintah, harga ini dapat tetap rendah tetapi harus disertai dengan adanya subsidi. Suatu kaidah ekonomi pada tataran makro adalah bahwa kebijakan fiskal pemerintah jikalau tidak dapat berimbang harus ditutupi oleh pinjaman luar negeri kecuali ditingkatkan pajak atau/dan ditingkatkan jumlah uang beredar dari segi kebijakan moneter. Kedua contoh berlakunya hukum ekonomi ini dan implikasinya (dalam contoh: perlunya subsidi dan perlunya pinjaman luar negeri atau/dan inflasi yang lebih tinggi) menunjukkan bahwa masalah pembangunan ekonomi yang semakin banyak dapat terselesaiakan pada tataran sistem ekonomi, melalui berlakunya berbagai kaidah ekonomi, akan semakin mengurangi permasalahan yang harus diselesaikan pada tataran sistem politik.
Sistem Ekonomi dan Sistem Politik Dapat Diibaratkan Dua Sisi Mata Uang
Sangat setuju dengan pernyataan tersebut karna memang hubungan antara ekonomi dan politik tidak dapat dipisahkan. Terlepas ekonomi terselip dalam setiap elemen kenegaraan, hubungan antara ekonomi dan politik menjadi hal yang saling berkaitan satu sama lain.Perlunya pemahaman seorang ahli ekonomi akan bidang politik perlu ditanamkan. Paling tidak harus memiliki pemahaman terkait antara hubungan ekonomi dengan politik.Dalam dunia nyata, ekonomi tidak terlepas dari politik, itu dua sisi satu mata uang.
Bila mereka berdiri sendiri niscaya akan terjadi sebuah masalah yang besar di suatu negara tersebut. Karena ekonomi adalah ilmu yang mempelajarai tentang tata keuangan suatu negara. Sedangkan politik merupakan ilmu yang mempelajari seluk beluk tentang tata negara, baik yang berhubungan dengan pembangunan ataupun keadilan. Memang kita tidak bisa mengajarkan politik di Fakultas Ekonomi tapi terkait satu sama lain itu harus ditanamkan.
Tidak hanya itu, mahasiswa seperti saya yang melakukan studi ekonomi juga perlu membuka diri akan praktik keilmuan lainnya guna mendukung analisis kebijakan ekonomi di masa mendatang.
Keterbukaan diri seorang individu mampu menambah pandangan yang lebih dalam akan praktik dan permasalahan ekonomi yang akan terjadi.Dalam praktik, kita harus tahu ilmu hukum, harus tahu ilmu politik, bahkan harus tahu sejarah. Jangan memyempitkan pandangan kita sebagai mahasiswa ekonomi, nanti bisa jadi kurang berguna dalam dunia nyata. Seperti halnya uang yang tidak akan laku bila hanya ada gambar dalam satu sisi saja, demokrasi pun tidak akan tegak tanpa ekonomi liberal, ekonomi liberal juga tidak akan tegak tanpa demokrasi. Oleh sebab itu kita mahasiswa harus lebih giat belajar dalam segala hal.
Anggota Kelompok
Nama : Dina Apriani Sujana
NPM : 21218987
Alamat Blog : dinasujana.blogspot.com
Nama : Evi Faridatul Afifah
NPM : 22218320
Alamat Blog : evifaridatul.blogspot.com
Nama : Ratna Juwita Sari
NPM : 25218915
Alamat Blog : ratnajuwita07.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian ( 03 April 2019 )
http://niluhgunada.blogspot.com/2017/03/tugas1-perekonomian-indonesia.html?m=1 ( 03 April 2019 )
https://m.detik.com/finance/moneter/d-3175688/boediono-ekonomi-dan-politik-bagai-dua-sisi-mata-uang ( 03 April 2019 )
https://dosenekonomi-com.cdn.ampproject.org/v/s/dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/hubungan-ekonomi-dan-politik/amp?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fdosenekonomi.com%2Filmu-ekonomi%2Fhubungan-ekonomi-dan-politik ( 03 April 2019 )
https://brainly.co.id/tugas/205155 ( 03 April 2019 )
https://www.kompasiana.com/yunisa50946/5b161844cf01b4656e5c9f72/seberapa-penting-sistem-ekonomi-di-terapakan-di-suatu-negara (03 April 2019)
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.bappenas.go.id/files/2113/6082/9893/sistem-ekonomi-__20081123060340__1001__0.pdf&ved=2ahUKEwj99IfP9rPhAhWQfysKHbguB8QQFjAAegQIBRAB&usg=AOvVaw2vtXO2D6wT06RCBIkyCGDj (03 April 2019)
Sistem dan sitem ekonomi merupakan hal yang sama yaitu sama - sama kumpulan dari elemen - elemen atau komponen - kompenen dimana komponen tersebut tersusun dan saling berhubungan satu dengan yang lainnya dalam jangka waktu tertentu tergantung kondisi yang sedang terjadi. Komponen tersebut bekerjasama untuk mencapai tujuan dari keseluruhan sistem tersebut. Namun keduanya merupakan hal yang berbeda dari segi pelaksanaanya dalam menjalankan perannya masing – masing.
Dari segi definisi sistem dan sistem ekonomi adalah hal yang berbeda namun inti dari definisi tersebut sama. Definisi tersebut yaitu :
Sistem adalah seperangkat komponen yang bekerja secara bersama – sama untuk mencapai semua tujuan dari keseluruhan sistem tersebut yang dimana sistem tersebut saling berhubungan secara tetap dalam jangka waktu tertentu.
Sistem ekonomi adalah sistem yang digunakan oleh suatu negara yang dipegang pemerintah untuk mengelola sumber daya yang dimilikinya baik kepada perorangan maupun sekelompok organisasi yang ada di negara tersebut serta mencakup seluruh proses dalam kegiatan masyarakat dalam usaha untuk memenuhi kebutuhan hidup sehingga dapat tercapai kemakmuran dan kesejahteraan di dalam negara tersebut.
Pentingnya Sistem Ekonomi Bagi Penyelengaraan Pemerintahan Suatu Negara
Sistem ekonomi bagi penyelenggaraan pemerintah sebuah negara sangat penting karena merupakan cermin suatu wilayah/negara itu sudah maju atau tidak . Sistem ekonomi sendiri merupakan perpaduan dari aturan aturan atau cara cara yang menjadi suatu kesatuan dan digunakan untuk mencapai tujuan dalam perekonomian dan berbagai permasalahan ekonomi yang dihadapi oleh semua negara . Yang mana tujuannya pun sistem ekonomi pada setiap negara sama yaitu bertujuan untuk kemakmuran dan kesejahtraan masyarakat, mencapai kestabilan ekonomi, meningkatkan pertumbuhan ekonomi serta dapat meratakan pemerataan pendapatan diantara berbagai golongan dan lapisan masyarakat. Satu hal yang juga perlu dicatat adalah walaupun dapat terbentuk berbagai sistem ekonomi yang berbeda, setiap dan semua sistem ekonomi tersebut tidak dapat menghindarkan diri dari berbagai kaidah yang berlaku di ilmu ekonomi. Satu kaidahekonomi mikro adalah hukum permintaan dan penawaran, dalam mana harga suatu barang atau jasa tidak dapat tetap rendah jikalau permintaan meningkat sedangkan penwarannya tidak ikut meningkat. Dalam sistem ekonomi yang diatur pemerintah, harga ini dapat tetap rendah tetapi harus disertai dengan adanya subsidi. Suatu kaidah ekonomi pada tataran makro adalah bahwa kebijakan fiskal pemerintah jikalau tidak dapat berimbang harus ditutupi oleh pinjaman luar negeri kecuali ditingkatkan pajak atau/dan ditingkatkan jumlah uang beredar dari segi kebijakan moneter. Kedua contoh berlakunya hukum ekonomi ini dan implikasinya (dalam contoh: perlunya subsidi dan perlunya pinjaman luar negeri atau/dan inflasi yang lebih tinggi) menunjukkan bahwa masalah pembangunan ekonomi yang semakin banyak dapat terselesaiakan pada tataran sistem ekonomi, melalui berlakunya berbagai kaidah ekonomi, akan semakin mengurangi permasalahan yang harus diselesaikan pada tataran sistem politik.
Sistem Ekonomi dan Sistem Politik Dapat Diibaratkan Dua Sisi Mata Uang
Sangat setuju dengan pernyataan tersebut karna memang hubungan antara ekonomi dan politik tidak dapat dipisahkan. Terlepas ekonomi terselip dalam setiap elemen kenegaraan, hubungan antara ekonomi dan politik menjadi hal yang saling berkaitan satu sama lain.Perlunya pemahaman seorang ahli ekonomi akan bidang politik perlu ditanamkan. Paling tidak harus memiliki pemahaman terkait antara hubungan ekonomi dengan politik.Dalam dunia nyata, ekonomi tidak terlepas dari politik, itu dua sisi satu mata uang.
Bila mereka berdiri sendiri niscaya akan terjadi sebuah masalah yang besar di suatu negara tersebut. Karena ekonomi adalah ilmu yang mempelajarai tentang tata keuangan suatu negara. Sedangkan politik merupakan ilmu yang mempelajari seluk beluk tentang tata negara, baik yang berhubungan dengan pembangunan ataupun keadilan. Memang kita tidak bisa mengajarkan politik di Fakultas Ekonomi tapi terkait satu sama lain itu harus ditanamkan.
Tidak hanya itu, mahasiswa seperti saya yang melakukan studi ekonomi juga perlu membuka diri akan praktik keilmuan lainnya guna mendukung analisis kebijakan ekonomi di masa mendatang.
Keterbukaan diri seorang individu mampu menambah pandangan yang lebih dalam akan praktik dan permasalahan ekonomi yang akan terjadi.Dalam praktik, kita harus tahu ilmu hukum, harus tahu ilmu politik, bahkan harus tahu sejarah. Jangan memyempitkan pandangan kita sebagai mahasiswa ekonomi, nanti bisa jadi kurang berguna dalam dunia nyata. Seperti halnya uang yang tidak akan laku bila hanya ada gambar dalam satu sisi saja, demokrasi pun tidak akan tegak tanpa ekonomi liberal, ekonomi liberal juga tidak akan tegak tanpa demokrasi. Oleh sebab itu kita mahasiswa harus lebih giat belajar dalam segala hal.
Anggota Kelompok
Nama : Dina Apriani Sujana
NPM : 21218987
Alamat Blog : dinasujana.blogspot.com
Nama : Evi Faridatul Afifah
NPM : 22218320
Alamat Blog : evifaridatul.blogspot.com
Nama : Ratna Juwita Sari
NPM : 25218915
Alamat Blog : ratnajuwita07.blogspot.com
https://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_perekonomian ( 03 April 2019 )
http://niluhgunada.blogspot.com/2017/03/tugas1-perekonomian-indonesia.html?m=1 ( 03 April 2019 )
https://m.detik.com/finance/moneter/d-3175688/boediono-ekonomi-dan-politik-bagai-dua-sisi-mata-uang ( 03 April 2019 )
https://dosenekonomi-com.cdn.ampproject.org/v/s/dosenekonomi.com/ilmu-ekonomi/hubungan-ekonomi-dan-politik/amp?amp_js_v=a2&_gsa=1&usqp=mq331AQCCAE%3D#referrer=https%3A%2F%2Fwww.google.com&_tf=Dari%20%251%24s&share=https%3A%2F%2Fdosenekonomi.com%2Filmu-ekonomi%2Fhubungan-ekonomi-dan-politik ( 03 April 2019 )
https://brainly.co.id/tugas/205155 ( 03 April 2019 )
https://www.kompasiana.com/yunisa50946/5b161844cf01b4656e5c9f72/seberapa-penting-sistem-ekonomi-di-terapakan-di-suatu-negara (03 April 2019)
https://www.google.com/url?sa=t&source=web&rct=j&url=https://www.bappenas.go.id/files/2113/6082/9893/sistem-ekonomi-__20081123060340__1001__0.pdf&ved=2ahUKEwj99IfP9rPhAhWQfysKHbguB8QQFjAAegQIBRAB&usg=AOvVaw2vtXO2D6wT06RCBIkyCGDj (03 April 2019)
Langganan:
Komentar (Atom)